Cello Audio

 

 

Phase / Fase

Kabel speaker terbalik = fase atau polaritas terbalik. 

Terbalik memasang kabel merupakan masalah yang cukup umum terjadi dalam pemasangan audio mobil. Efeknya tidak terlalu menghawatirkan seperti sampai mengakibatkan meledaknya system audio anda. Malah, karena hampir tidak ada atau terasa efeknya ini merupakan kejadian yang paling sering tidak terdeteksi dalam system audio anda, kecuali dari suara dengan kuping terlatih yang mengerti perbedaanya. 

Bagaimana hal ini dengan mudah terjadi?

Setiap kabel speaker dilengkapi dengan kabel positif dan kabel negative. Jadi selalu ada dua ujung untuk setiap kabel speaker, yakni ujung positif dan ujung negative. Kabel ini gunanya untuk menghubungkan amplifier dengan speaker. Pada amplifier, terdapat terminal keluaran positif dan negative. Pada speaker terdapat juga jalur input positif dan negative. 
Jika kita memasangnya secara seri dimana terminal positif terpasang di posisi positif dan begitu pula dengan sisi negatifnya, maka ini adalah pemasangan dengan benar. Bahasa inggrisnya adalah “In Phase” atau polaritas positif. Kalau seseorang dengan segaja atau tidak sengaja melakukan persilangan pada kutub negative dan positif, contoh: dari sisi amplifier terminal positif di sambungkan dengan sisi negative pada speaker. Bahasa inggrisnya adalah “Out of Phase” atau polaritas negative. 

Pertanyaan paling sering adalah. Apakah, kabel speaker terbalik akan memberikan kerusakan kepada komponen audio? Jawabannya adalah TIDAK. Komponen tidak akan rusak. Tapi akan terjadi sedikit penyimpangan suara. 
Misalkan, dalam kendaraan standar dengan empat buah speaker terjadi hal sepaerti ini. Kalau yang terjadi adalah keempat speaker dalam kendaraan terpasangkan secara In Phase atau Out of Phase, maka tidak ada masalah yang terjadi. Tetapi jika diantara keempat speaker tersebut ada satu atau dua yang dipasangkan berbeda dari ketiga speaker tersebut maka yang terjadi adalah Cancelation pembatalan suara yang bisa menyebabkan hilangnya bagian suara tertentu, mengecilkan volume secara keseluruhan dan bahkan sampai mampu menghilangkan bass dari kendaraan anda. 

Pernah mendengar noise cancelling headphone? Headphone ini memiliki microphone yang menangkap noise dari luar dan kemudian mereproduksinya pada speaker headphone secara Out of Phase. Dengan demikian suara noise dari luar akan bertabrakan dengan suara noise dari dalam secara berlawanan dan secara ajaib suara noise tersebut hilang dari telinga anda. Bagaimana hal ini bisa terjadi? 
Speaker memproduksi gelombang suara yang menggerakan udara dari gerakan konusnya, sama seperti anda menggunakan kipas untuk menyejukkan muka. Setiap satu gerakan bolak balik kipas akan menciptakan satu gelombang siklus, inilah yang dinamakan dengan Fasa atau Phase. Kalau anda memulai gerakan dari kanan ke kiri atau kiri ke kanan dengan kipas pada kekuatan yang sama, maka anda akan mendapatkan kekuatan angin yang sama tetapi dengan Fasa atau Phase-nya yang berbeda. Satu dimulai dari kiri dan yang satu dimulai dari kanan. Ini adalah gambaran awam mengenai perbedaan Fase. 

Jadi kenapa ada yang ingin memasang kabel speaker secara terbalik? Umumnya, banyak kendaraan kecil ingin menggunakan subwoofer besar tetapi tidak memiliki ruangan yang cukup untuk box subwoofer yang besar. Satu cara yang cukup lazim untuk mengakalinya adalah dengan menaruh bagian belakang subwoofer pada bagian luar. Ini artinya bagian konus depan akan mengarah kedalam kotak speaker. Terdengar sangat tidak lazime memang, tetapi jika anda menempatkan kabel speaker pada terminalnya secara terbalik maka bagian belakang dari subwoofer otomatis akan menjadi bagian depannya. Kotak akan lebih kecil dan penampilan akan jauh lebih keren. Tetapi ini sangat tidak lazim dilakukan untuk speaker selain subwoofer kecuali kendaraan kompetisi yang menggunakan system 3-way. Ini adalah topic lanjutan berikutnya. 

Bagaimana cara mencegah/mengetahui fasa terbalik. 
Cara yang paling mudah tentunya adalah dengan menggunakan alat yang bernama Phase Detector, yakni adalah sebuah alat yang akan memberikan indicator yang bisa dibaca sebagai petanda apakah pemasangan kabel telah terbalik atau benar. 

Cara lain yang cukup umum adalah:
1. Hidupkan system anda dan aturlah agar speaker hanya memproduksi nada rendah. Dengan mengatur posisi bass paling tinggi dan posisi midrange plus treble paling rendah. 
2. Pada posisi volume yang cukup jelas (tidak kencang sekali), aturlah fader pada salah satu posisi terlebih dahulu (depan atau belakang) kemudian mulailah memindahkan balance dari kanan kiri secara bergantian. Jika bass menguat pada saat saat speaker berpindah ke satu sisi, ada kemungkinan kabel terbalik. Jika bass tidak menguat seperti pada saat kedua speaker bekerja, maka kabel terpasa pada kutub yang sesuai (benar).
3. Lakukan hal yang sama pada spaker belakang. 
4. Kembalikan semua ke posisi balance dan fader ditengah dengan tetap memainkan nada bass saja. Sekarang lakukan dengan memainkan posisi Fader Maju mundur.
Langkah sederhana ini sudah terbukti cukup ampuh memberikan informasi apakah speaker mengalami fasa terbalik atau tidak. 

Peringatan* Untuk subwoofer dual coil, pastikan anda memasang kabel dengan benar. Kalau terjadi fasa berlawanan pada sebuah speaker dengan dual coil maka kebakaran bisa terjadi. 
Untuk kendaraan standar, kabel speaker terbalik bisa memberikan dampak yang sangat signifikan. Untuk kendaraan kompetisi dampaknya cukup signifikan (untuk) memberikan perubahan suara menjadi lebih sesuai atau lebih buruk. 

By : Akbar Sutaredja

 

 

 

Copyright © 2014 by Cello Audio.