Cello Audio

 

 

Honda

 

Jazz 1

  • Honda Jazz
  • Honda Jazz
  • Honda Jazz
  • Honda Jazz

 

 

 

Car Information

Honda Jazz

Dilahirkan untuk Menjadi Raja

Dilahirkan untuk Menjadi Raja

 

Setiap inci Honda Jazz milik Gung Esa mempunyai nilai seni yang tinggi. Tidaklah salah bahwa pemuda tampan ini dilahirkan di pulau Dewata yang eksotik itu. Mewarisi darah seni leluhurnya, tertera pada ubahan mobil Honda Jazz buatan 2011 miliknya. Konon biaya yang dikeluarkan untuk mengubah penampilan Jazz bercorak kuning emas dan airbrush motif tribal itu menghabiskan biaya sekitar Rp. 600 juta.

Masih wajarlah…bila kita melihat ubahan yang dihasilkan. Eksterior mobil yang terkesan “kalem” dirombak ekstrem dengan penambahan garis tegas yang kokoh disisi samping. Setiap sisi, belakang fender dibuat rongga bak insang ikan hiu memberikan kesan sporty. Begitupun juga dengan bumper depan dan belakang, perombakannya juga menyeleraskan dengan tema yang dikonsepkan. Sehingga memberikan hasil akhir yang cukup maksimal di segala bidang. “Mobil ini berkonsep “Extreme on Paradise”. Walaupun kelihatan garang, masih ada kesan-kesan glamour-nya”, kata Marvin selaku modifikator.

Secara garis besar ubahan eksterior memang mengisyaratkan ekstrem nan glamor. Begitupun juga keserasian pada posisi interior. Untuk memberikan kesan ekstrem, interior dipasang carbon Kevlar yang terhias diseluruh ruangan kabin. Begitupun dengan pemasangan rollbar yang disemayatkan di kabin menimbulkan aura garang di saat mengendarai.

Sedangkan untuk keglamorannya, piranti audio dijejalkan di ruang bagasi. “Pemasangan audio ini bukan hanya asal pasang sebagai pemanis ruang interior. Audio ini berkonsep SQL penuh, sehingga kualitasnya masih bisa di terima oleh pendengaran orang yang mengerti audio”, terang Marvin dengan yakinnya.

Untuk memenuhi syarat tersebut Marvin menggunakan produk Cello sebagai penyokong suara car audio-nya. Mulai pemilihan tipe, tuning audio hingga pembentukan boks, Marvin selalu berorentasi terhadap kualitas suara. Namun, bapak satu anak ini, tidak mengorbankan bentuk estika keindahan kosmetik dan layout piranti audionya. “Kalau boleh jujur sih…keindahan layout perangkat audio biasanya mengorbankan kualitas suara. Tapi itu masih bisa kita atasi. Bila kita benar-benar berkonsentrasi dan berkerja keras untuk selalu mencari benang merah permasalahan klasik audio tersebut”, tutur Marvin dengan tegas.    

Memang tidak sekedar mengumbar kata-kata doang Marvin untuk menanamkan prinsipnya itu kepada lawan bicaranya. Pembuktiannya, Honda Jazz paling “keren” di Indonesia ini telah meraih beberapa prestasi yang mengagumkan. Salah satunya yang paling bergengsi yaitu menjadi King Final Battle Jazz Tuning bulan lalu di Jakarta. Tidak hanya itu, anugrah King kontes HIN Bali pun diraihnya dengan muda. “Mobil ini dilahirkan untuk menjadi raja. Jadi turun kontes apapun, hukumnya wajib menyandang sebutan “RAJA”, centil Marvin. Siap Bos…!!!

 

 

 

Copyright © 2014 by Cello Audio.